Senin, 27 Oktober 2014

Mengenal Lebih Dekat Profesi Wartawan




Dalam proses penyampaian pesan dari media ke masyarakat, tak dapat dipungkiri bahwa wartawan memiliki peranan yang cukup besar dalam mengemas berita. Tentu tidak mudah menjadi wartawan yang baik, karena selain dibutuhkan kesiapan fisik dibutuhkan juga kesiapan mental. 

Untuk mengenal lebih dalam seluk beluk menjadi seorang wartawan, Fikom Untar mengadakan kuliah umum komunikasi massa bertempat di lantai 12 Gedung Utama, Universitas Tarumanagara (27/10). Dalam kesempatan tersebut, hadir redaktur harian Media Indonesia, Eko Suprihatno untuk memberikan kuliah umum dengan judul "Wartawan, Profesi yang Unik".

Sudah menjadi wartawan sejak tahun 1995, beliau membagikan pengalaman selama menjalani profesinya. Menurutnya, wartawan merupakan profesi yang disukai sekaligus dibenci tergantung seberapa menguntungkan atau merugikan berita tersebut bagi seseorang atau kelompok. Tidak jarang beliau menerima ancaman dari pihak-pihak tertentu. 

Beliau juga menambahkan bahwa tidak semua orang dapat menjadi wartawan karena selain harus tergabung dalam suatu institusi media, mereka juga diikat oleh kode etik. Berita yang disampaikan tidak hanya berita yang benar saja, namun juga baik secara dampak untuk masyarakat. Beliau juga menyampaikan seorang wartawan harus berpihak, yakni berpihak pada kebenaran.

Ditutup dengan sesi tanya jawab seputar profesi wartawan, kuliah umum yang telah berlangsung 2 jam tersebut pun berakhir. Pada akhir acara para mahasiswa serta dosen mata kuliah komunikasi pun mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama.

Minggu, 12 Oktober 2014

Tunjukkan Kemampuanmu di Fikom Untar School Competition 2014!



Apa itu School Competition 2014?

School Competition merupakan ajang unjuk gigi yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara untuk siswa-siswi SMA se-Jabotabek. Acara yang diadakan 29-30 Oktober ini terdiri dari 3 kompetisi yaitu debat (3 on 3), vocal group, dan standup comedy.

"Acara ini bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa-siswi SMA dalam bidang akademis maupun non akademis, melatih kerjasama dalam tim, serta membangun hubungan pertemanan baik antar SMA se-Jabodetabek," ujar Ketua Pelaksana, Ivana Tangmar.

Pendaftaran masih dibuka sampai 22 Oktober 2014 dan tidak dipungut biaya. So, tunggu apalagi? Bagi kalian yang ingin menunjukkan SMA-nya paling keren. Jangan sampai ketinggalan dalam acara ini. Segera daftarkan diri kalian ke Contact Person yang tertera dan tunjukkan bahwa sekolah kalianlah yang terbaik dengan memenangkan piala, uang dan sertifikatnya.

Rabu, 01 Oktober 2014

Selamat Ulang Tahun, Universitas Tarumanagara!

Tepat pada hari ini, Universitas Tarumanagara (Untar) merayakan hari jadinya yang ke-55.
Berdiri 1 Oktober 1959 di bawah naungan Yayasan Tarumanagara, Untar merupakan salah satu universitas swasta terbaik di Jakarta. Sebagai usaha pertama pada tanggal 15 Oktober 1959, yayasan mendirikan Perguruan Tinggi Ekonomi Tarumanagara, Jurusan Ekonomi Perusahaan yang bertempat di gedung Candra Naya, jalan Gajah Mada no 188. Setelah 5 tahun berselang, yayasan memutuskan untuk mendirikan Sekolah Kejuruan Teknik Arsitektur yang tidak lama diikuti oleh Fakultas Bahasa-Bahasa Modern, Jurusan Bahasa Inggris. Namun sayang karena para mahasiswa berusaha menumbangkan Orde Lama dan menegakkan Orde Baru yang menyebabkan jadwal kuliah menjadi berantakan, dengan berat hati Fakultas Bahasa ditutup dan mahasiswanya dialihkan ke Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Pada tahun 1967, Untar mengalami masa kebangkitan kembali. Bertempat di jalan Letjen S. Parman (Gedung Untar I), semua fakultas, progam studi dan jurusan dikonsolidasikan. Namun sayang Fakultas Bahasa-Bahasa Modern gagal bangkit kembali.

Setelah mengalami pasang surut, sekarang Untar mengelola 8 fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknologi Informasi, dan Fakultas Ilmu Komunikasi.

Di ulang tahunnya yang ke-55 ini, Untar semakin membuktikan eksistensinya sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia. Maka kiprahnya di dunia pendidikan dalam melahirkan generasi-generasi penerus bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata. Semoga Untar tetap jaya dan melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten, berintegritas, profesional dan tentu saja berjiwa entrepreneur! Selamat Ulang Tahun ke 55 Universitas Tarumanagara!

Kamis, 05 Juni 2014

Maleficent (2014) : Keserakahan, Kebencian, dan Balas Dendam



Sinopsis :
Alkisah, dahulu kala terdapat dua kerajaan yang berseteru. Legenda mengatakan bahwa hanya pahlawan yang hebat atau penjahat terbesar yang dapat menghentikannya. Di kerajaan yang satu terdapat raja yang tamak dan ingin menguasai Moors. Karena Moors dilindungi oleh Maleficent (Angelina Jolie), hal tersebut menjadi sulit. Sebelum kematiannya, raja mengatakan bahwa siapa yang mampu membunuh Maleficent akan menikahi putrinya dan menjadi raja. Stefan (Sharlto Copley) berhasil mengambil sayapnya dan menjadi raja.

Maleficent yang kehilangan sayapnya, perlahan-lahan kehilangan hati nuraninya. Ketika mendengar, Stefan mengadakan perayaan besar atas kelahiran putrinya. Ia hadir dan memberikan "hadiah" : Sebelum matahari terbenam di ulang tahun ke 16-nya, dia akan menusukkan jarinya ke jarum pintal dan tidur seperti mati. ia akan bangun jika mendapatkan ciuman cinta sejati.

In My Opinion :
Dongeng yang diceritakan kembali oleh Disney melalui sudut pandang Maleficent ini sungguh berbeda dengan dongeng yang kita dapatkan saat kanak-kanak. Bahkan mungkin anda tidak menyangka jalan ceritanya akan seperti itu. Cerita yang dibawakan pun mempermaikan emosi saat menontonnya. Disaat Maleficent kehilangan sayapnya, sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya. Rasa-rasanya, pantas saja ia menjadi kejam dan ingin membalas dendam. Kemudian, keserakahan Raja Stefan membuatnya menjadi lupa diri dan akhirnya membawa kutukan bagi putrinya sendiri. Terkadang kita pun dalam kehidupan nyata, tanpa sadar terhipnotis oleh yang namanya kekuasaan dan harta dan akhirnya merugikan dan menyakiti orang lain. Pelajaran berharga yang dapat kita petik dari film ini adalah : jangan karena harta dan kekuasaan, kita menjadi lupa diri dan menggunakan segala cara untuk mendapatkannya. Pada akhirnya, yang kita dapatkan adalah kehancuran kita sendiri.

Minggu, 27 Oktober 2013

[Review] Manusia Setengah Salmon : Ketika Kita Dihadapkan Pada Perpindahan




Sinopsis :
Pasca putus dari Jessica (Eriska Rein), Dika (Raditya Dika) enggan mencari pasangan lagi karena belum bisa melepaskan bayang-bayang Jessica dari hatinya. Bahkan, ketika ia bertemu dengan Patricia (Kimberly Rider), ia masih susah untuk 'move on'.

Tidak hanya hati, ia juga tidak siap ketika ibunya (Dewi Irawan) memutuskan untuk pindah rumah. Selain itu, ia harus memperbaiki hubungan dengan ayahnya (Bucek Depp),serta menghadapi supirnya yang bau badan, yang hampir merusak paru-parunya.

Review:
Merupakan lanjutan dari Cinta Brontosaurus, tema yang diusung dalam film ini adalah perpindahan.
Mulai dari pindah rumah sampai pindah hati. Dengan analogi serta komedi ala Raditya Dika, film ini membuat kita tertawa sepanjang film.

Tidak hanya dari sisi komedi, sisi romantisnya pun ditampilkan dengan baik sehingga mengena di hati. Adegan demi adegan pun disisipkan pesan bahwa dalam hidup, kita pasti akan mengalami perpindahan. Siap atau tidak, itu tergantung bagaimana cara kita menghadapinya.

Film ini patut disaksikan untuk anda yang mungkin mengalami masalah dalam perpindahan. Bisa jadi memberi anda solusi untuk menghadapinya. Selamat menonton!

Minggu, 08 September 2013

[Review] Planes : Perjuangan From Zero to Hero


Sinopsis :
Dusty Crophopper (Dane Cook) adalah sebuah pesawat penyemprot ladang yang bermimpi menjadi pembalap. Mimpi itu pun terwujud saat ia berhasil lolos penyisihan rally "Wings Around The Globe". Namun, ia terhalang oleh dua masalah yaitu tubuhnya tidak dirancang untuk balapan dan ia takut akan ketinggian. Untuk mengatasi hal itu, ia dibantu oleh mentornya Skipper Riley (Stacy Keach).

Dalam rally tersebut, banyak tantangan baru yang dihadapi oleh Dusty. Mulai dari terbang di ketinggian yang belum pernah ia capai serta gangguan dari juara bertahan, Ripslinger (Roger Craig Smith)

Review:
Film yang merupakan spin-off dari Cars ini pada awalnya, alur yang ditawarkan sangat lambat sehingga sedikit membosankan. Namun, di pertengahan sampai akhir, jalan cerita mampu membuat kita terhipnotis dalam jalan ceritanya. Banyak lelucon yang akan membuat tawa anda tak berhenti. Walaupun elemen-elemen yang ditawarkan mirip dengan Cars, namun film ini memiliki kelebihannya sendiri.

Seperti biasa, kualitas animasi Disney memang sudah tidak perlu anda ragukan. Gambar yang dibuat dengan penuh warna dan hidup dijamin akan memanjakan mata anda.

Secara keseluruhan, film ini patut anda saksikan. Selain sangat menghibur, banyak moral yang dapat kita petik dalam film ini seperti kepercayaan diri, semangat, dan pantang menyerah. Selamat menonton!

Sabtu, 07 September 2013

[Review] The Mortal Instrument City of Bones : Terungkapnya Rahasia Masa Lalu



Sinopsis:
Clary Fray adalah remaja Brooklyn biasa yang menjalani kehidupan normal, hingga ia mengalami hal-hal aneh. Mulai dari munculnya simbol di kepalanya, melihat pembunuhan yang dilakukan Jace Wayland (Jamie Campbell Bower) di club, mendapati ibunya diculik, dan hampir dibunuh oleh iblis. Akhirnya rahasia masa lalu pun terungkap.

Ternyata selama ini ibunya, Jocelyn (Lena Headey) menyembunyikan bahwa mereka adalah shadowhunter. Mau tidak mau, untuk menyelamatkan ibunya Clary pun harus terlibat dalam pertempuran yang sama sekali ia tidak pahami.

Review:
Film yang diangkat dari novel karangan Cassandra Clare ini, pada awalnya cukup meyakinkan dan menegangkan. Tapi ketika menuju pertengahan, film ini mulai membingungkan. Banyaknya adegan yang tarik ulur sehingga menimbulkan banyak pertanyaan setelah selesai menonton.

Bahkan ada beberapa adegan romantis yang cukup cheesy antara Jace dan Clary. Sehingga adegan ini terasa mengganggu jalannya cerita. Cinta segitiga dalam film ini pun hanya seperti angin lalu saja tanpa penjelasan yang lebih lanjut.

Yang menarik hanyalah twist di akhir cerita. Jika anda penggemar novelnya, mungkin jalan ceritanya tidak akan membingungkan. Film ini masih patut ditonton oleh penggemar novel ini yang tidak sabar melihat visualisasi dari film ini. Selamat menonton!